
Indeks dolar naik di atas 107,8 pada hari Selasa(28/1), bangkit dari posisi terendah dalam enam minggu karena Presiden Donald Trump meningkatkan ancaman tarifnya. Trump mengumumkan rencana untuk mengenakan tarif pada chip komputer, farmasi, dan baja impor, yang bertujuan untuk mendorong produksi dalam negeri barang-barang ini.
Para pedagang juga menjadi lebih berhati-hati karena batas waktu 1 Februari untuk putaran tarif pertama, seperti yang sebelumnya digariskan oleh Presiden, semakin dekat.
Sementara itu, Federal Reserve memulai pertemuan kebijakan dua hari pada hari Selasa, dengan harapan akan mempertahankan suku bunga tetap stabil meskipun Trump menyerukan penurunan suku bunga segera.
Investor berfokus pada prospek inflasi bank sentral untuk sinyal kapan penurunan suku bunga berikutnya akan terjadi. Dolar menguat terhadap berbagai mata uang, dengan kenaikan terbesar terhadap euro dan yen. (azf)
Sumber: Trading Economics
Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...
Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...
Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...
Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...
Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...